Trik & Tip Komputer

Membahas tentang ilmu komputer Trik - Trik Komputer Tip tip dalam Komputer

Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Selasa, 06 November 2012
Diposting oleh smansaku

Diposting oleh smansaku

Selasa, 15 Desember 2009

Cara pengaturan email Gmail di Outlook Express:

Diposting oleh smansaku

1. Buka program Outlook Express Anda, dari menu Tools, kemudian pilih Accounts, pada jendela Internet Accounts pilih tombol Add, kemudian Mail, pada jendela Internet Connection Wizard pada bagian Display name: masukkan nama Anda atau nama yang akan muncul di email orang lain nantinya. Contohnya: Heryan Tony.
2. Kemudian tekan Enter, pada bagian E-mail address: masukkan alamat email anda yang lengkap, contohnya: tony.gratis@gmail.com, tekan Enter
3. Pada bagian My incoming mail server is a: pilih POP3, kemudian pada incoming mail server: isi dengan pop.gmail.com sedangkan pada bagian outgoing mail server: isi dengan smtp.gmail.com kemudian tekan Enter atau Next.
4. Pada bagian Account name: isi dengan nama akun email anda atau yahoo id anda, misalnya tonyhcl dan pada bagian Password: masukkan password email Anda. Tekan Enter atau Next selanjutnya tekan Finish.
5. Selanjutnya silakan dibuka lagi ”Tools”, “Accounts”, pada jendela Internet Accounts pilih email yang anda buat tadi, kemudian tekan tombol “Properties” dan pilih tab “Advance”.
6. Pada bagian Server Port Number yaitu “Outgoing mail (SMTP)” diisi dengan 465 sedangkan “Incoming mail (POP3)”: isi dengan 995. Tekan tombol OK.
7. Berikutnya silakan dicek email anda apakah ada surat masuk dengan cara menekan tombol “Send and Receive All” pada toolbar.

Untuk pengaturan email Yahoo ini, untuk saat ini gunakan email Yahoo! Indonesia (yahoo.co.id) saja karena sudah mendukung POP3.

1. Buka program Outlook Express Anda, dari menu Tools, kemudian pilih Accounts, pada jendela Internet Accounts pilih tombol Add, kemudian Mail, pada jendela Internet Connection Wizard pada bagian Display name: masukkan nama Anda atau nama yang akan muncul di email orang lain nantinya. Contohnya: Heryan Tony.
2. Kemudian tekan Enter, pada bagian E-mail address: masukkan alamat email anda yang lengkap, contohnya: tonyhcl@yahoo.co.id, tekan Enter
3. Pada bagian My incoming mail server is a: pilih POP3, kemudian pada incoming mail server: isi dengan pop.mail.yahoo.co.id sedangkan pada bagian outgoing mail server: isi dengan smtp.mail.yahoo.co.id kemudian tekan Enter atau Next.
4. Pada bagian Account name: isi dengan nama akun email anda atau yahoo id anda, misalnya tonyhcl dan pada bagian Password: masukkan password email Anda. Tekan Enter atau Next selanjutnya tekan Finish.
5. Selanjutnya silakan dibuka lagi ”Tools”, “Accounts”, pada jendela Internet Accounts pilih email yang anda buat tadi, kemudian tekan tombol “Properties” dan pilih tab “Advance”.
6. Pada bagian Server Port Number yaitu “Outgoing mail (SMTP)” diisi dengan 25 sedangkan “Incoming mail (POP3)”: isi dengan 110. Tekan tombol OK.
7. Berikutnya silakan dicek email anda apakah ada surat masuk dengan cara menekan tombol “Send and Receive All” pada toolbar.

8. Agar email yahoo anda mendukung POP3 atau dapat diakses melalui Outlook Express atau melalui ponsel. Maka lakukan pengaturan pada webmail yahoo Anda, dengan cara login ke email yahoo anda melalui “http://mail.yahoo.co.id” login terlebih dahulu kemudian pada bagianpilih “Opsi” kemudian cari bagian “Akses dan Penerusan POP” selanjutnya pilih “Akses Web & POP” setelah itu simpan settingan Anda.

Rabu, 02 Desember 2009

Mengenal Perangkat Wireless

Diposting oleh smansaku

1. Access Point
Fungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal(ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

2. Antena Omni

Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, meski ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB.
Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja.

3. Box Access Point

Untuk melindungi access point anda, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini memang harus diletakkan persis di bawah antena.

4. Kabel Pigtail/Kabel Jumper





Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal(loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point anda.

5. POE (Power Over Ethernet)

Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk “menghidupkan” access point maka anda memerlukan alat “POE” ini yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat.

6. Kabel UTP/STP

Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

7. Penangkal Petir (Lightning Arrester)

Sebagai pengaman dari petir maka anda memerlukan alat ini yang berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian(grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

8. Tower

Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik.

## PERANGKAT CLIENT WLAN ##
Pada sisi client, untuk menangkap sinyal dari “antena omni” anda maka perangkat client sbb :
1. Untuk Client yang jaraknya dari tempat pemancar kurang dari 1 KM, lebih ekonomis jika menggunakan wajan bolic, dimana pada perangkat tersebut biasanya sudah dilengkapi dengan USB Wifi, yang disambungkan dengan kabel UTP plus kabel extended USB, jadi langsung anda bisa menancapkannya ke komputer.2. Apabila jarak client lebih dari 1 KM, anda membutuhkan 2 perangkat, pertama, access point dan kedua antena eksternal pengarah atau type grid untuk menangkap sinyal dari pemancar anda. Berikut rekomendasinya :
- Jarak 0-1 KM, pakailah wajan bolic lebih ekonomis
- Jarak 1-2 KM, Akses poin merk Edimax/Minitar/Linksys, antenanya anda bisa
pakai Yagi atau Backfire
- Jarak 2-3 KM, Akses poin merk Edimax/Minitar/Linksys, antena Grid 24db
- Jarak 3-10 KM. Akses poin merk Senao SL2611/Mikrotik, antena Grid 24db
- Jarak 10 KM lebih, Akses poin merk Senao ECCB3220/Mikrotik, antena Grid
24db.

Tip Wifi Outdoor Pra Instalasi

Kami Suguhkan Tip Wifi outdoor yang efektif agar titik-titik yang dihubungkan bisa terjalin koneksi dengan baik, ada 3 faktor yang mempengaruhi keberhasilan koneksi :
1. Akses Poin yang berkualitas
2. Antena yang memadai
3. Interferensi/noise/hambatan yang minimal
Sebelum anda melakukan instalasi wifi, pastikan anda melakukan survey terlebih dahulu, antara lain yang perlu diamati :
1. Jarak antara titik-titik yang mau dihubungkan, tepatnya berapa Kilometer(jarak udara), semakin jauh jarak maka output power dari akses poin harus semakin besar, demikian juga antena harus bertambah besar gainnya(nilai db nya)
2. Pastikan diantara titik yang mau dihubungkan ada atau tidaknya penghalang, misal gedung, menara, pohon dll. Kalau ada penghalang, amati berapa meter ketinggiannya. Hal ini untuk menentukan berapa ketinggian dari tower yang akan kita bangun nantinya, karena antara kedua titik atau lebih, jangan ada penghalang, pada prinsipnya kedua antena harus saling melihat, jika ada penghalang, jelas tidak bisa terjalin koneksi.
3. Amati antara titik yang mau dihubungkan ada interferensi gelombang wifi yang lain atau tidak, jika ada anda harus mencatat channel berapa saja yang digunakan dan yang belum digunakan, ini untuk menentukan channel yang akan anda gunakan nantinya, anda bisa menggunakan software scanning netstumbler under Windows atau Wifi Radar dan Airsnort yang under Linux, juga anda bisa mengamati kekuatan signal dari jaringan-jaringan wifi yang ada, hal ini berguna untuk memastikan kapasitas dari antena dan akses poin yang dibutuhkan nantinya, semakin padat interferensi, semakin tinggi pula gain dari antena dan akses poin yang harus digunakan.

TIP MENGHIDARI INTERFERENSI

Tip wifi kali ini menyajikan, interferensi atau Noise yang merupakan pengganggu yang terberat dalam dunia wifi. Noise atau interferensi adalah sesama sinyal gelombang radio juga yang beroperasi pada frekuensi, interval dan area yang sama, akibatnya device client akan mengalami error saat menerjemahkan kode informasi yang sama, ibaratnya saat kita ngobrol dengan teman kita di tempat sepi dibandingkan ngobrol di warung kopi yang ramai gelak tawa.

Interferensi bisa menurunkan kinerja akses poin dalam memancarkan dan menerima sinyal, akses poin akan kehilangan gain, beberapa db bisa hilang, akibatnya terjadi error pada bit-bit informasi yang sedang dikirim, dan client penerima menemukan error tersebut sehingga menyebabkan delay atau penundaan pengiriman meski juga akan dikirim lagi data-data yang error, so karena itu mestinya kita harus melakukan penghematan gain yang kita miliki. Interferensi bisa juga berupa sinyal bluetooth, telepon tanpa kabel(Cordless), Microwave, bahkan perangkat motor elektrik pun menghasilkan noise, juga alam pun menghasilkan noise juga seperti hujan lebat, pepohonan, dan matahari(dalam skala yang kecil).

Jadi perhitungkan secara cermat jika anda melakukan instalasi wifi, baik indoor maupun outdoor, hindari atau kalau bisa hilangkan benda-benda yang menghasilkan interferensi besar, ingat kita harus melakukan penghematan gain yang kita punya, anda juga harus memperhitungkan channel yang akan dipakai sebaiknya pakai channel yang belum digunakan, tapi apabila channel sudah terpakai semua, anda bisa merubah polarisasi antena(mengubah kedudukan antena). Jika ternyata masalah interferensi tidak terelakkan lagi, maka sebaiknya anda mempertimbangkan menggunakan device wifi yang berbeda pita frekuensinya.

Rabu, 25 November 2009

Lupa Password di Yahoo

Diposting oleh smansaku

Yahoo Mail yang memang digunakan gratis oleh siapa saja pengguna internet di seluruh dunia sehingga siapapun juga dapat dengan mudah membuat sebuah akun email yahoo.
Dengan begitu para pengguna internet tentu memiliki aku email khususnya yahoo dan tidak hanya satu akun bahkan lebih dari dua akun email.

Karena setiap pengguna internet kadang memiliki lebih dari satu akun maka kemungkinan akan lupa password bisa saja terjadi, apalagi setiap aku email menggunakan password yang berbeda-beda. Disatu sisi bila di catat di lembar kertas takut akan ketahuan orang lain atau pihak-pihak yang tidak berkepentingan namun disisi lain otak manusia memiliki batas untuk mengingat sehingga kadangkala password bahkan id email pun ikut lupa.

Pada artikel ini memberikan solusi bagaimana cara untuk mengubah password email dengan kata lain mengganti password yang terlupakan.
Bagi yang mengalami lupa password, keliru password silahkan ikuti langkah berikut untuk menggantinya dengan password yang baru.

ganti volume licensing product key Windows XP SP1
Caranya bisa menggunakan Activation Wizard.
Warning!!
Cara ini dilakukan dengan mengedit sistem registry windows., so jika ada kesalahan dalam melakukan editing registry akan menyebabkan Windows rusak atau tidak dapat booting. so saran saya sebaiknya sebelum di edit coba backup the registry. kalo masih gak yakin ya monggo jangan dicoba....(cara ini sdh sy uji coba n berhasil).
Note: Sebaiknya sebelum melakukan editing, please sebelumnya jalankan System Restore untuk membuat restore point baru.jadi kalo OS windows anda jalannya gak bagus ya tinggal di restore aja ke kondisi sebelum diedit.
1. Click Start, terus click Run.
2. In the Open box, ketik Regedit, setelah itu click OK.
3. di sebelah kiri pane, locate dan click registry key dibawah ini:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\WindowsNT\Current Version\WPAEvents
4. di sebelah kanan pane, click kanan OOBETimer, trus click Modify.
5. ganti digit terakhir untuk deactivate Windows.
6. Click Start, dan selanjutnya click Run.
7. In the Open box, ketik perintah dibawah,,trus click OK.
%systemroot%\system32\oobe\msoobe.exe /a
8. Click Yes, I want to telephone a customer service representative to activate Windows, and then click Next.
9. Click Change Product key.
10. Ketik the new product key in the New key boxes, and then click Update.
11. Ulangi steps 6 and 7 untuk memverifikasi kalau Windows sudah diaktivasi. setelah itu akan muncul pesan:Windows is already activated. Click OK to exit.
12. Click OK.
13. Install SP1 for Windows XP.

jika masih gak mau restart setelah diinstal SP1, tekan F8 saat komputer restart dan selanjutnya pilih Last Known Configuration, trus ulangi prosedure diatas.

selamat mencoba!! gut lak!!!